Loading...
Tampilkan postingan dengan label KEMATIAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KEMATIAN. Tampilkan semua postingan
Hikmah Dibalik Larangan Kawin Sedarah, 5.000 Orang Ini Menderita Alzheimer

Hikmah Dibalik Larangan Kawin Sedarah, 5.000 Orang Ini Menderita Alzheimer


Ajaran Islam sangat banyak memiliki hikmah dan manfaat
. Hikmah dan manfaat itu baru diketahui beberapa abad kemudian. Ada banyak hal yang dilarang oleh Islam, ternyata terbukti bahayanya secara ilmiah di abad modern. Salah satunya adalah larangan islam terhadap perkawinan sedarah.





Allah SWT berfirman dalam surat An Nisa’ ayat 23 bahwa:  “Diharamkan atas kamu (menikahi) ibu-ibumu,
Sepuluh Tanda-Tanda Kematian Berdasarkan Medis

Sepuluh Tanda-Tanda Kematian Berdasarkan Medis


Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Kematian
tidak dapat dihindari meskipun berlari hingga keujung dunia. Karena bila Allah Ta’ala telah menetapkan ajal seseorang, maka tidak ada seorangpun yang sanggup mengelak dan mengubahnya.










Dalam ilmu medis terdapat beberapa tanda yang muncul ketika seseorang sedang menghadapi kematian dan dinyatakan meninggal. Lalu seperti apakah
Hati-hati, Begini Cara Malaikat Maut Menjemput Ajal Manusia

Hati-hati, Begini Cara Malaikat Maut Menjemput Ajal Manusia


Kematian bukanlah suatu hal yang dapat diduga-duga kapan
terjadi dan bagaimana caranya. Tidak seorangpun yang akan mengetahui bagaimana kematian menjemput ajalnya. Entah dalam keadaan yang beriman ataupun kafir. 





Ternyata, malaikat maut selalu melihat dan mengawasi wajah seseorang sebanyak 70 kali dalam sehari. Hal ini memang tidak pernah disadari oleh manusia, karena malaikat maut
Inilah Tiga Ikatan Setan Saat Manusia Tidur

Inilah Tiga Ikatan Setan Saat Manusia Tidur


Tidur merupakan hal yang lumrah dilakukan oleh setiap manusia.
Terlebih lagi ketika tubuh telah letih beraktivitas seharian penuh, maka tidur menjadi salah satu solusinya.Biasanya setelah tidur dalam rentang waktu yang cukup lama, tubuh akan menjadi fit dan bisa beraktivitas kembali.





Namun tahukah kamu bahwa disaat kita tidur, ternyata setan akan menjerat dengan tiga ikatan. Sehingga
Kisah Nyata Beranak Dalam Kubur di Zaman Umar Bin Khattab

Kisah Nyata Beranak Dalam Kubur di Zaman Umar Bin Khattab


Mungkin kita pernah mendengar cerita tentang orang yang melahirkan
di dalam kubur. Bahkan hal tersebut pernah difilmkan pada era tahun 80-an yang diperankan oleh Suzana. Terlepas dari benar atau tidaknya kisah tersebut, sampai hari ini masih ada orang yang mempercayainya.





Namun tahukah kamu bahwa ternyata kisah beranak di dalam kubur pernah terjadi di masa pemerintahan Umar bin Khattab.
Ternyata Air Liur Dapat Prediksi Kematian

Ternyata Air Liur Dapat Prediksi Kematian


Kematian merupakan rahasia Ilahi yang tidak satu manusiapun
dapat memprediksikan kedatangannya. Meskipun ada beberapa orang yang mengaku dapat memprediksikan kematian seseorang, hal tersebut tetaplah menjadi sebuah misteri yang tidak pasti akan kebenarannya.





Oleh sebab itu,  para ilmuwan pun tertarik untuk dapat meramalkan kematian seseorang. Bahkan cukup banyak penelitian yang dilakukan

Ditantang Maut

[Ceramah Kematian] ada sesuautu yang ditakuti sehingga manusia enggan memikirnkannya yaitu datangnya maut, datangnya maut mendadak anti nego dan tak bisa dihindari walau sekejap. Meskipun enggan memikirkannya tetapi manusia sudah ditantang maut untuk pasrah dan takluk dibawah ketentuan ajal yang membatasi hidupnya, meskipun di tempat yang paling tersembunyi sekalipun. Allah berfirman

"Dimanapun kamu berada ,kematian akan mendapatkan kamu,meskipun ,kamu berada dalam benteng yg sangat tinggi dan kokoh ..(QS an-Nisa:78)

Kematian adalah sesuatu fenomena yang dekat karena setiap hari kita mengejarnya seiring dengan berkurangnya umur. Meskipun banyak orang yang menganggap bahwa dalam keadaan bugar maut masih sebaiknya kita berhenti menganggap bahwa kematian masih jauh karena dibantah oleh Imam Ghazali: "yang jauh itu waktu, yang dekat itu MAUT, yang besar itu nafsu, yang berat amanah, yang mudah itu berbuat dosa, yang panjang itu amal sholeh, dan yang indah itu saling mema'afkan".

Kemanapun manusia berlari maka MAUT selalu mengejarnya, sedangkan manusia dikejar tidak mampu menghindar, bukankah bertambahnya waktu berarti lari mendekati MAUT ???, jika demikian adanya maut sangatlah dekat dan makin mendekat untuk menjemputnya,

“Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kalian lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kalian, kemudian kalian akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia memberitahukan kepada kalian apa yang telah kalian kerjakan”. (Surat Al Jumu`ah: 8).

Manusia ditantang maut untuk mempersiapkan kematian yang terbaik, kematian yang datangnya mendadak anti negosiasi menuntut kita untuk selalu dalam kondisi berbuat baik dan muslim sehingga dalam keadaan maut menjemput, selalu dalam keadaan muslim sebagaimana pesan Nabi Ibrahim juga Nabi Ya'qub

“Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagi kamu, maka janganlah kamu mati kecuali kamu dalam keadaan muslim, yakni memeluk agama Islam” (QS. al-Baqarah 2:132).
Hadits Meninggal Hari Jumat

Hadits Meninggal Hari Jumat

Saat usai memberikan ceramah singkat beberapa hari yang lalu, salah satu jam'ah ada yang meminta keabhsahan sebuah hadits tentang hadits meninggal dunia hari jumat sambil berkata: "orang yang meninggal hari jumat sudah dijamin masuk surga, benar nggak pak ustadz," sebagai ustad bodoh seperti saya sontak kaget, karena sebelumnya sayup-sayup saya juga mendengar hadits itu. Tapi saya tetap tidak berani menjawab secara tegas, saya katakan:"saya tidak tahu", agar saya tidak tekena taklif, menjawab tanpa ilmu pengetahuan.
Hadits yang dimaksud secara lengkap adalah berbunyi:

حدثنا محمد بن بشار حدثنا عبد الرحمن بن مهدي و أبو عامر العقدي قالا حدثنا هشام بن سعد عن سعيد بن أبي هلال عن ربيعة بن سيف عن عبد الله بن عمرو قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ما من مسلم يموت يوم الجمعة أو ليلة الجمعة إلا وقاه الله فتنة القبر

menceritakan kepada kami Muhammd bin Bisyar dari Abdurrahman bin Ahdy dan Abu Amir al Aqdiy, keduanya berkata: "menceritakan kepada kami Hisyam bin Sa'd dari Sa'id bin Abi Hilal dari Rabi'ah bin Syaif dari Abdillah bin 'Umar berkata: Berkata Rasul saw, :" “Tidak ada seorang muslim pun yang meninggal pada hari Jum’at atau malam Jum’at kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur.” hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad no. 6582 dan At-Tirmidzi no. 1074

Kajian Sanad
Rangkaian sanad dalam hadits tersebut diatas terdapat nama perawi bernama Rabi’ah bin Saif,
Imam Mundziri berpendapat bahwa hadits ini lemah karena sanadnya terputus, Syaikh Syu’aib al-Arnauth berkata, “Sanadnya lemah, karena perawi Rabi’ah bin Saif tidak mendengar dari Abdullah bin Amru. di samping itu dua perawi yakni Rabi’ah bin Saif dan Hisyam bin Sa’ad adalah dua perawi yang lemah.(Musnad Imam Ahmad, 11/147)”
Imam at-Tirmidzi sendiri yang meriwayatkan hadits ini menilai gharib, dengan alasan karena tersebut menilai bahwa hadits ini gharib karena Rabi'ah in Saif tidak diketahui mendengar langsung dari Amru (lih. Sunan At-Tirmidzi, III/378)


adapaun hadits yang sejenis diirwayatkan oleh Imam Ahmad, hadits no 6646 dari beberapa perawi yaitu Suraij, Baqiyah, dari Mu’awiyah bin Sa’id dari Abu Qabil dari Abdullah bin Amru bin Ash berkata: Rasul saw bersabda:

 مَنْ مَاتَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ وُقِيَ فِتْنَةَ الْقَبْرِ
Barangsiapa meninggal pada hari Jum’at atau malam Jum’at maka ia akan dilindungi dari fitnah kubur.”

hadits ini sadanya dha'if karena Baqiyah bin Muslim adalah seorang mudallis (perawi yang memanipulasi sanad) rangakaian sanad dalam hadits ini, tidak menunjukkan dengan tegas bahwa Baqiyah menerima hadits secara langsug dari Mu’awiyah.” (lihat. Musnad Ahmad dengan tahqiq Syaikh Ahmad Syakir, 6/204) yang menilai Mu'awiyah atau nama aslinya Mu’awiyah bin Said bin Syuraij at-Tujaibi al-Fahmi al-Mishri sebagai perawi yang shahih hanya Ibn Hibban.

Perawi yang bernama Abu Qabil menurut Ibnu Hajar al Ats Qalani adalah lemah berdasarkan katerangan di dalam kitab Ta'jilul Manaf, begitu juga Ibn Ma'in

Meninggal hari jumat adalah syahid
Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa, orang yang meninggal pada hari jumat dianggap sebagai mati syahid. memang ada hadits yang menyebutkan seperti itu, adapun haditsnya berdasarkan riwayat Imam Abu Nu’aim al-Asbahani dalam Hilyatul Awliya’.
Dari Umar bin Musa bin Wajih dari Muhammad bin Munkadir dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

مَنْ مَاتَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أُجِيرَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَجَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَلَيْهِ طَابَعُ الشُّهَدَاءِ
Barangsiapa meninggal pada hari Jum’at atau malam Jum’at niscaya ia akan dijauhkan dari siksa kubur dan pada hari kiamat ia akan datang dengan memiliki tanda orang mati syahid.” (HR. Abu Nu’aim)

Menurut Imam Abu Nu’aim al-Asbahani mengatakan: “Hadits ini gharib dari hadits Jabir dan Muhammad bin Munkadir ia adalah perawi yang dha'if. Dalam rangkaian perawian hadits di atas ada nama Umar bin Musa, ia pemalsu hadits begitu, menurut Ibnnu 'Ady, Berbeda lagi dengan penilaian Imam ad-Daruquthni yang memberikan komentar bahwa Umar bin Musa adalah Matruk

Mungkin masih banyak lagi dasar-dasar yang dikemukakan oleh para cerdik cendekia dalam hadits yang beragam terkait dengan hadits tentang meninggal hari jumat, namun bagi kami paparan diatas sudah cukup untuk dijadikan pedoman bahwa anggapan orang awam, meinggal hari/malam jumat adalah mengandung kekeliruan.

Kajian Matan
Dari segi matan terdapat kejanggalan, yakni adanya surga gratisan hanya disebabkan meninggal dunia bertepatan dengan hari tertentu (jumat), lalu dimana letak kemampuan amal kebaikan menunjukkan jalan ke surga, dan kemaksiatan memuluskan jalan ke neraka. Di Khawatirkan karena dalil ini di anut sehingga banyak orang yang berbuat nekad pada hari jumat dengan harapan supaya meninggal pada hari tersebut.

Kalau memang hari meninggal pada hari Jumat adalah hari yang paling baik dan akan dibebaskan dari siksa neraka atau siksaan kubur, maka pertanyaan yang tersisa adalah mengapa Nabiyullah saw tidak meninggal pada hari tersebut. Bukankah setiap ajal erat di dalam genggamannya, alangkah dimanjanya bagi orang yang ditentukan ajalnya oleh Allah pada hari jumat, karena tanpa harus berupaya keras dia akan masuk surga dan bebas dari siksa neraka hatta pelacur sekalian

Dari kejanggalan makna ini kemudian meyakinkan kepada kita semua bahwa hadits tersebut diatas adalah lemah untuk dijadikan hujjah. akhirnya kita bisa mengambil kesimpulan bahwa hukum meninggal hari jumat bukan secara otomatis masuk surga, tetapi yang membuat jalan terbaik untuk masuk surga adalah amal kebajikan
Hidup adalah penyesalan

Hidup adalah penyesalan

Dari sumber yang saya baca kemudian merenungi jadilah sebuah tulisan untuk arsip ceramah singkat di suatu acara kultum, bolehlah untuk disebaruaskan semoga menjadi amal baik. Saya memberi judul hidup adalah penyesalan. Mari kita simak isi ceramah ini..

Terusan perjalanan waktu sekarang menuju akan datang dilustrasikan bagaikan mengambil barang berserakan dalam kegelapan, yang mengambil banyak, sedikit atau tidak mengambil sama sekali akan menyesal selamanya. Kegelapan yang dimaksud adalah di dunia, kelak pada waktunya akan terungkap terang benderang di akhirat, setelah terjadinya proses kematian.

Yang mengambil banyak akan menyesal karena semestinya bisa mengambil lebih banyak lagi, yang mengambil sedikit menyesal karena hanya sedikit sedangkan membutuhkan banyak, yang tidak mengambil sama sekali lebih menyesal karena ia tidak mendapat bekal apapun disaat membutuhkannya. Barang berserakan yang dimaksud diumpamakan perbuatan amal baik.

Sungguh, segala perbuatan selama hidup di dunia ini akan membawa penyesalan pada saat tabir akhirat terungkap karena semua tampak nyata di sana, kebaikan akan berbalas kebaikan sebaliknya hidup di dunia menjadi modal ampuh mencari amal untuk bekal hidup kekal di akhirat sana. Bisa jadi benar apa yang ditulis oleh Will Durant: “seandainya tidak ada kematian dan hidup di alam baka mungkin tidak ada agama ini”. Karena kata kunci agama adalah mengatur kehidupan di alam sana.

Berbeda-bedanya modal berupa umur manusia menuntut manusia untuk berbuat baik tanpa ditunda-tunda karena kemaatian yang merupakan finish modal tidak bisa ditunda meskipun sedetikpun. Selamat merenung…