Loading...

Gubernur Sulsel Ikut Orasi di Atas Truk: Semua Petisi dan Aspirasi Kami Dukung !


Media Indo - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menyambut ribuan massa Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) dan ikut berorasi di tengah-tengah demonstran yang mendatangi kantornya, di jalan Urip Sumoharjo, Jumat (4/11/2016).

Dalam orasinya, Syahrul menjanjikan seluruh poin aspirasi massa FUIB segera disampaikan ke Presiden dan Wakil Presiden, malam ini.

"Semua petisi dan aspirasi yang disampaikan di sini, kami dukung dan akan disampaikan ke pemerintah pusat. Tidak sampai besok, saya janjikan hari ini presiden dan Wapres sudah tahu apa maunya orang Sulsel, (kasus Ahok) diselesaikan secara hukum," ujar Syahrul di atas panggung orasi massa FUIB.

Syahrul yang didampingi Wakapolda Sulsel Brigjen Gatot Edi Pramon, Sekprov M Latif dan Kepala Satpol PP Pemprov Sulsel M Iqbal Suhaeb berorasi di atas truk tronton yang dijadikan mimbar orasi. 

Syahrul berterima kasih pada seluruh demonstran, serta aparat kepolisian dan TNI yang berhasil menjaga ketertiban selama unjuk rasa berlangsung.

"Saya berterima kasih pada kalian, karena menjaga ketertiban dengan baik, ini cara-cara menyampaikan aspirasi rahmatan lil alamin, sekarang anak-anakku sekalian kembali ke rumah dengan selamat, jaga keamanan di Sulsel," pungkas Syahrul. (dtk)

Gubernur Sulsel Ikut Orasi di Atas Truk: Semua Petisi dan Aspirasi Kami Dukung !


Blog Tausiah - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menyambut ribuan massa Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) dan ikut berorasi di tengah-tengah demonstran yang mendatangi kantornya, di jalan Urip Sumoharjo, Jumat (4/11/2016).

Dalam orasinya, Syahrul menjanjikan seluruh poin aspirasi massa FUIB segera disampaikan ke Presiden dan Wakil Presiden, malam ini.

"Semua petisi dan aspirasi yang disampaikan di sini, kami dukung dan akan disampaikan ke pemerintah pusat. Tidak sampai besok, saya janjikan hari ini presiden dan Wapres sudah tahu apa maunya orang Sulsel, (kasus Ahok) diselesaikan secara hukum," ujar Syahrul di atas panggung orasi massa FUIB.

Syahrul yang didampingi Wakapolda Sulsel Brigjen Gatot Edi Pramon, Sekprov M Latif dan Kepala Satpol PP Pemprov Sulsel M Iqbal Suhaeb berorasi di atas truk tronton yang dijadikan mimbar orasi. 

Syahrul berterima kasih pada seluruh demonstran, serta aparat kepolisian dan TNI yang berhasil menjaga ketertiban selama unjuk rasa berlangsung.

"Saya berterima kasih pada kalian, karena menjaga ketertiban dengan baik, ini cara-cara menyampaikan aspirasi rahmatan lil alamin, sekarang anak-anakku sekalian kembali ke rumah dengan selamat, jaga keamanan di Sulsel," pungkas Syahrul. (dtk)

Hikmah, Ada Demo di Jakarta, Pengusaha Truk: Kami Senang Biasanya Macet Sekarang Lancar


Media Indo - Ribuan umat muslim melakukan demostrasi di Jakarta, menuntut dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok segera diselesaikan lewat jalur hukum.

Massa demostran terkonsentrasi di pusat kota Jakarta, di seputar Monumen Nasional (Monas). Jalanan di sekitarnya pun menjadi lengang kendaraan.

Hal itu membuat arus logistik keluar-masuk Jakarta jadi lebih lancar dari biasanya. 

"Nggak macet. Senang sekali kita, di jalan maupun di jalan tol lancar sekali. Jadi arus logistik lancar sekali, hari ini beda sekali deh," ucap Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Gemilang Tarigan, kepada detikFinance, Jumat (4/11/2016).

Menurut Gemilang, pengusaha truk melihat aksi demo besar-besaran hari ini justru berdampak positif pada arus barang. 

"Kalau truk barang kan beredarnya di pinggiran kota, sekarang jalanan sepi sekali, jadi kita malah senang, biasanya macet sekarang lancar," terang Gemilang.

Selain itu, lanjutnya, dirinya juga melihat aksi unjuk rasa yang ditunjukan hari ini jadi bukti iklim ekonomi tak terpengaruh dan jadi bukti kondisi saat ini bisa dikatakan sangat kondusif.

"Apalagi, kita juga melihat demonya berlangsung sangat damai dan tidak anarkis. Sepanjang ini kan baik-baik saja, tapi akan lebih baik lagi kalau tuntutan bisa disampaikan secara prosedural daripada demo," pungkas Gemilang.  (dtk)

MUI: Demo 4 November Buktikan Umat Islam Bersatu, Allah Menunjukkan Kekuasaan & Kebesaran Al Quran


Media Indo - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau, Wan Achmad Syaiful mengatakan, aksi damai atau demo Ormas Islam di Jakarta merupakan bentuk kekompakan dan bersatunya umat muslim di Indonesia.

"Terima kasih dan syukur karena dengan adanya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengucapkan isi Alquran pada Surah Al-Maidah Ayat 51 tidak pada tempatnya. Dia non Islam salah mengartikannya, diartikannya untuk kepentingan sendiri," kata Wan Achmad Syaiful di Bagansiapiapi, Jumat.

Meski begitu ia berterima kasih kepada Ahok karena dengan ucapan tersebut umat Islam bersatu menunjukkan kekuatannya. "Kita bersyukur kepada Allah SWT menunjukkan kekuasaan dan kebesaran Al-quran yang dilindungiNya," katanya lagi.

Menurut dia, hikmah dari demonstrasi besar ini adalah pemimpin harus menghargai ulama..  "Dengan kejadian ini hendaknya menjadi pelajaran dan ada hikmahnya, hargailah ulama," katanya mengharapkan.

MUI Rohil mendukung penuh umat Islam dalam menggelar aksi bela Islam terkait dugaan penistaan agama oleh Ahok secara pribadi. "Mari kita dukung demonstrasi oleh umat Islam se Indonesia di Jakarta sesuai dengan ketentuan berlaku. Bagi kita yang tidak ke Jakarta adakan Sholat malam maupun Sholat sunat hajat dan bermohon kepada Allah SWT, sehingga kegiatan demonstrasi berjalan lancar dan Presiden RI merestui agar Ahok diproses hukum yang benar," ucapnya.

Wan Achmad Syaiful juga meminta kepada pihak penegak hukum menjalankan tugas secara profesional berdasarkan sumpah jabatannya bagi beragama Islam menjunjung Al-quran. [rol]

MUI: Demo 4 November Buktikan Umat Islam Bersatu, Allah Menunjukkan Kekuasaan & Kebesaran Al Quran


Blog Tausiah - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau, Wan Achmad Syaiful mengatakan, aksi damai atau demo Ormas Islam di Jakarta merupakan bentuk kekompakan dan bersatunya umat muslim di Indonesia.

"Terima kasih dan syukur karena dengan adanya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengucapkan isi Alquran pada Surah Al-Maidah Ayat 51 tidak pada tempatnya. Dia non Islam salah mengartikannya, diartikannya untuk kepentingan sendiri," kata Wan Achmad Syaiful di Bagansiapiapi, Jumat.

Meski begitu ia berterima kasih kepada Ahok karena dengan ucapan tersebut umat Islam bersatu menunjukkan kekuatannya. "Kita bersyukur kepada Allah SWT menunjukkan kekuasaan dan kebesaran Al-quran yang dilindungiNya," katanya lagi.

Menurut dia, hikmah dari demonstrasi besar ini adalah pemimpin harus menghargai ulama..  "Dengan kejadian ini hendaknya menjadi pelajaran dan ada hikmahnya, hargailah ulama," katanya mengharapkan.

MUI Rohil mendukung penuh umat Islam dalam menggelar aksi bela Islam terkait dugaan penistaan agama oleh Ahok secara pribadi. "Mari kita dukung demonstrasi oleh umat Islam se Indonesia di Jakarta sesuai dengan ketentuan berlaku. Bagi kita yang tidak ke Jakarta adakan Sholat malam maupun Sholat sunat hajat dan bermohon kepada Allah SWT, sehingga kegiatan demonstrasi berjalan lancar dan Presiden RI merestui agar Ahok diproses hukum yang benar," ucapnya.

Wan Achmad Syaiful juga meminta kepada pihak penegak hukum menjalankan tugas secara profesional berdasarkan sumpah jabatannya bagi beragama Islam menjunjung Al-quran. [rol]

Hikmah, Ada Demo di Jakarta, Pengusaha Truk: Kami Senang Biasanya Macet Sekarang Lancar


Blog Tausiah - Ribuan umat muslim melakukan demostrasi di Jakarta, menuntut dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok segera diselesaikan lewat jalur hukum.

Massa demostran terkonsentrasi di pusat kota Jakarta, di seputar Monumen Nasional (Monas). Jalanan di sekitarnya pun menjadi lengang kendaraan.

Hal itu membuat arus logistik keluar-masuk Jakarta jadi lebih lancar dari biasanya. 

"Nggak macet. Senang sekali kita, di jalan maupun di jalan tol lancar sekali. Jadi arus logistik lancar sekali, hari ini beda sekali deh," ucap Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Gemilang Tarigan, kepada detikFinance, Jumat (4/11/2016).

Menurut Gemilang, pengusaha truk melihat aksi demo besar-besaran hari ini justru berdampak positif pada arus barang. 

"Kalau truk barang kan beredarnya di pinggiran kota, sekarang jalanan sepi sekali, jadi kita malah senang, biasanya macet sekarang lancar," terang Gemilang.

Selain itu, lanjutnya, dirinya juga melihat aksi unjuk rasa yang ditunjukan hari ini jadi bukti iklim ekonomi tak terpengaruh dan jadi bukti kondisi saat ini bisa dikatakan sangat kondusif.

"Apalagi, kita juga melihat demonya berlangsung sangat damai dan tidak anarkis. Sepanjang ini kan baik-baik saja, tapi akan lebih baik lagi kalau tuntutan bisa disampaikan secara prosedural daripada demo," pungkas Gemilang.  (dtk)

Wiranto Di Tolak, Wapres JK Siap Temui Perwakilan Demonstran


Media Indo - Para demonstran menolak ditemui Menko Polhukam Wiranto, mereka tetap ingin ditemui Presiden Joko Widodo. Wapres Jusuf Kalla lalu mengajukan diri untuk menemui para demonstran.

Usai demonstran menolak ditemui, Wiranto lalu menemui Wapres JK di Kantor Wapres. Wiranto menceritakan bahwa demonstran menolak ditemui perwakilan pemerintah.

"Awalnya kita siapkan satu tim untuk bertemu dengan mereka, Menko Polhukam, saya dan beberapa orang menteri, ada juga DPR dan DPD, jadi lengkap lah pemerintah," kata Wiranto.

Wiranto lalu menjelaskan, demonstran ngotot ingin bertemu Presiden Jokowi. Namun, Presiden Jokowi sedang tidak berada di Istana.

"Makanya kita usulkan, apakah mereka ingin bertemu Wapres dan mereka mau, dan Wapres menyatakan siap," jelas Wiranto.

Wapres akan menemui para demonstran di kantornya. Tapi tentu saja tergantung para demonstran apakah bersedia ditemui Wapres atau tidak.(dtk)