Loading...

[FOTO] Ahok Asyik Selfie Sambil Nonton Siaran Demo 4 November


Media Indo - Beredar foto Ahok selfie bersama rekan-rekannya dilatarbelakangi siaran TV peristiwa demo akbar 4 November 2016.

Tidak diketahui dimana lokasi foto tersebut diambil.

Netizen yang melihat foto ini megungkapkan kekesalan.

"Dasar tak tau diri! Didemo banyak orang Ahok malah selfie di depan tv yang meliput demo. Manusia apa setan dia ini?", ungkap salah seorang netizen.

Baca selanjutnya: Beredar Foto Ahok Berkumpul Bersama Tim Sukses Saat Demo Berlangsung

[FOTO] Ahok Asyik Selfie Sambil Nonton Siaran Demo 4 November


Blog Tausiah - Beredar foto Ahok selfie bersama rekan-rekannya dilatarbelakangi siaran TV peristiwa demo akbar 4 November 2016.

Tidak diketahui dimana lokasi foto tersebut diambil.

Netizen yang melihat foto ini megungkapkan kekesalan.

"Dasar tak tau diri! Didemo banyak orang Ahok malah selfie di depan tv yang meliput demo. Manusia apa setan dia ini?", ungkap salah seorang netizen.

Baca selanjutnya: Beredar Foto Ahok Berkumpul Bersama Tim Sukses Saat Demo Berlangsung

Laskar Kampung Luar Batang Coba Geruduk Rumah Ahok, "Ayo Kalo Berani, Keluar Lu!"


Media Indo - Sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan Laskar Kampung Luar Batang, sempat mendatangi akses masuk gerbang kompleks perumahan Gubernur DKI Jakarta Nonaktif Basuki Tjahaja Purnama di Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta Utara. Mereka datang dengan mengendarai sepeda motor seraya menarik tali gas dan membunyikan klakson berkali-kali.

Mereka datang pada pukul 18.10 WIB. "Tangkap Ahok! Tangkap Ahok! Mana gubernurnya? Keluar lu! Ayo kalau berani ke Luar Batang!" teriak pemuda yang di atas sepeda motor tersebut, Jumat, 4 November 2016.

Sekitar seratusan orang yang datang dari arah Pelabuhan Muara Angke itu sempat berputar-putar di sekitar gerbang masuk kediaman Ahok. Mereka terus berteriak sambil memaki dan berusaha menerobos pengamanan dari Kepolisian Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia.

Sempat terjadi kericuhan kecil sebab sekelompok pemuda itu melempari para wartawan yang meliput dengan botol air minum mineral. Sesekali mereka juga memaki nama Ahok di hadapan kamera. Satu orang juru kamera sempat jadi sasaran amuk pengunjuk rasa karena merekam momen tersebut. Sempat terjadi kejar-kejaran dengan awak media.

"Woi, jangan ambil gambar! Jangan ambil gambar!" kata mereka. Sekelompok pemuda itu sempat memukul dan mengejar salah satu juru kamera televisi swasta.

Namun, kelompok pemuda itu akhirnya dibubarkan oleh koordinator mereka. Tak lebih dari sepuluh menit. Kondisi kembali terkendali. Sementara petugas keamanan bersiap-siaga tanpa ada serangan balasan. "Woii..., pulang, pulang!!" kata koordinator lapangannya. [tco]

Laskar Kampung Luar Batang Coba Geruduk Rumah Ahok, "Ayo Kalo Berani, Keluar Lu!"


Blog Tausiah - Sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan Laskar Kampung Luar Batang, sempat mendatangi akses masuk gerbang kompleks perumahan Gubernur DKI Jakarta Nonaktif Basuki Tjahaja Purnama di Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta Utara. Mereka datang dengan mengendarai sepeda motor seraya menarik tali gas dan membunyikan klakson berkali-kali.

Mereka datang pada pukul 18.10 WIB. "Tangkap Ahok! Tangkap Ahok! Mana gubernurnya? Keluar lu! Ayo kalau berani ke Luar Batang!" teriak pemuda yang di atas sepeda motor tersebut, Jumat, 4 November 2016.

Sekitar seratusan orang yang datang dari arah Pelabuhan Muara Angke itu sempat berputar-putar di sekitar gerbang masuk kediaman Ahok. Mereka terus berteriak sambil memaki dan berusaha menerobos pengamanan dari Kepolisian Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia.

Sempat terjadi kericuhan kecil sebab sekelompok pemuda itu melempari para wartawan yang meliput dengan botol air minum mineral. Sesekali mereka juga memaki nama Ahok di hadapan kamera. Satu orang juru kamera sempat jadi sasaran amuk pengunjuk rasa karena merekam momen tersebut. Sempat terjadi kejar-kejaran dengan awak media.

"Woi, jangan ambil gambar! Jangan ambil gambar!" kata mereka. Sekelompok pemuda itu sempat memukul dan mengejar salah satu juru kamera televisi swasta.

Namun, kelompok pemuda itu akhirnya dibubarkan oleh koordinator mereka. Tak lebih dari sepuluh menit. Kondisi kembali terkendali. Sementara petugas keamanan bersiap-siaga tanpa ada serangan balasan. "Woii..., pulang, pulang!!" kata koordinator lapangannya. [tco]

Massa Aksi Dompu: Siapa yang Bisa Membawakan Kepala Ahok, Saya akan Hadiahkan 100 Juta!


Media Indo - Aksi demonstrasi yang digelar oleh Forum Ummat Islam (FUI) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, pada hari Jum`at, 4 November 2016, menarik perhatian ratusan massa yang berkonsentrasi di Mapolres Dompu, dimana aksi itu mendesak Gubernur DKI non aktif Basuki Tjahaya Purnama segera diproses secara hukum karena telah menista Al Qur`an.

Juru bicara FUI Muhammad Taqiyuddin didalam orasinya melemparkan pernyataan sekaligus pertanyaan sayembara kepada massa aksi berhadiah uang tunai 100 juta rupiah.

Ditengah massa aksi yang berdiri dibawah terik matahari, Taqiyuddin membuka sayembara kepada siapapun yang berani dan membawa kepala Ahok kepadanya, maka akan dibayar sebesar 100 juta rupiah. “Saya tidak punya uang 1 triliun, tapi hanya punya uang 100 juta. Jikalau saya kaya, maka akan saya bayar Kepala Ahok 1 triliun” ujar dia.

“Sayembara pribadi, saya Muhammad Taqiyuddin, bertempat tinggal di Desa O`o, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, siapa yang berani dan bisa membawa kepala Ahok, saya akan hadiahkan uang 100 juta” ujar Taqiyuddin, diatas mobil sound system, dimana dia berorasi.

Massa aksi secara serentak  menjawabnya siap, kemudian diikuti dengan pekikan kalimat Allahu Akbar.

Aksi dimulai setelah Shalat Jum’at pukul 13.00 Wita sampai selesai. [panjimas]

Massa Aksi Dompu: Siapa yang Bisa Membawakan Kepala Ahok, Saya akan Hadiahkan 100 Juta!


Blog Tausiah - Aksi demonstrasi yang digelar oleh Forum Ummat Islam (FUI) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, pada hari Jum`at, 4 November 2016, menarik perhatian ratusan massa yang berkonsentrasi di Mapolres Dompu, dimana aksi itu mendesak Gubernur DKI non aktif Basuki Tjahaya Purnama segera diproses secara hukum karena telah menista Al Qur`an.

Juru bicara FUI Muhammad Taqiyuddin didalam orasinya melemparkan pernyataan sekaligus pertanyaan sayembara kepada massa aksi berhadiah uang tunai 100 juta rupiah.

Ditengah massa aksi yang berdiri dibawah terik matahari, Taqiyuddin membuka sayembara kepada siapapun yang berani dan membawa kepala Ahok kepadanya, maka akan dibayar sebesar 100 juta rupiah. “Saya tidak punya uang 1 triliun, tapi hanya punya uang 100 juta. Jikalau saya kaya, maka akan saya bayar Kepala Ahok 1 triliun” ujar dia.

“Sayembara pribadi, saya Muhammad Taqiyuddin, bertempat tinggal di Desa O`o, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, siapa yang berani dan bisa membawa kepala Ahok, saya akan hadiahkan uang 100 juta” ujar Taqiyuddin, diatas mobil sound system, dimana dia berorasi.

Massa aksi secara serentak  menjawabnya siap, kemudian diikuti dengan pekikan kalimat Allahu Akbar.

Aksi dimulai setelah Shalat Jum’at pukul 13.00 Wita sampai selesai. [panjimas]