Loading...

Denny JA : "People power terbesar sejak Reformasi; #411 Tamatkah Ahok?"

Denny JA : "People power terbesar sejak Reformasi; #411, Jangan Abaikan suara mereka. Tamatkah Ahok?"

Media-Indo INFO - Peneliti lembaga survei Denny JA menilai, demonstrasi yang dilakukan pada Jumat (4/11) merupakan gerakan people power terbesar. Ia pun berharap pemerintah tak mengabaikan suara mereka. 

"People power terbesar sejak Reformasi; #411, Jangan Abaikan suara mereka. Tamatkah Ahok?" tanyanya lewat kicauan Twitter, kemarin. 

Ratusan ribu orang mengikuti demonstrasi yang menuntut agar Gubenur DKI pejawat Basuki Tjahaja Purnama diproses hukum terkait kasus dugaan penistaan agama. Demonstran memenuhi jalanan jalan Merdeka Selatan, kawasan Istiqlal hingga Bundaran Hotel Indonesia. 

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengungkapkan, belum pernah kawasan Istiqlal dan Medan Merdeka dipenuhi manusia dan mengepung Istana sebesar aksi damai, kemarin. Belum pernah, kata ia, Masjid Istiqlal kebanggaan Indonesia itu menampung jamaah sebesar kemarin.

"Massa dari seluruh penjuru bangsa dan tiada henti berdatangan dengan zikir dan lagu kebangsaan yang sama. #Rafleksi411," ujar Fahri lewat kicauan di Twitter-nya, Sabtu (5/11).

Fahri mengatakan, sebuah kesadaran yang masif telah hadir. Mereka siap berkorban dan sabar. Semua itu pun telah ditunjukkan. Peristiwa aksi damai itu, kata ia, tak akan sia dan telah menjadi penanda.

"Kemarin kita telah dimenangkan, rakyat telah dibangkitkan dan ummat telah menemukan momentum konsolidasinya. #Refleksi411," ungkapnya.  "Kita ini orang jalanan dan mengerti makna setiap peristiwa jalanan. #Refleksi411."[republika]

Denny JA : "People power terbesar sejak Reformasi; #411 Tamatkah Ahok?"

Denny JA : "People power terbesar sejak Reformasi; #411, Jangan Abaikan suara mereka. Tamatkah Ahok?"

POSMETRO INFO - Peneliti lembaga survei Denny JA menilai, demonstrasi yang dilakukan pada Jumat (4/11) merupakan gerakan people power terbesar. Ia pun berharap pemerintah tak mengabaikan suara mereka. 

"People power terbesar sejak Reformasi; #411, Jangan Abaikan suara mereka. Tamatkah Ahok?" tanyanya lewat kicauan Twitter, kemarin. 

Ratusan ribu orang mengikuti demonstrasi yang menuntut agar Gubenur DKI pejawat Basuki Tjahaja Purnama diproses hukum terkait kasus dugaan penistaan agama. Demonstran memenuhi jalanan jalan Merdeka Selatan, kawasan Istiqlal hingga Bundaran Hotel Indonesia. 

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengungkapkan, belum pernah kawasan Istiqlal dan Medan Merdeka dipenuhi manusia dan mengepung Istana sebesar aksi damai, kemarin. Belum pernah, kata ia, Masjid Istiqlal kebanggaan Indonesia itu menampung jamaah sebesar kemarin.

"Massa dari seluruh penjuru bangsa dan tiada henti berdatangan dengan zikir dan lagu kebangsaan yang sama. #Rafleksi411," ujar Fahri lewat kicauan di Twitter-nya, Sabtu (5/11).

Fahri mengatakan, sebuah kesadaran yang masif telah hadir. Mereka siap berkorban dan sabar. Semua itu pun telah ditunjukkan. Peristiwa aksi damai itu, kata ia, tak akan sia dan telah menjadi penanda.

"Kemarin kita telah dimenangkan, rakyat telah dibangkitkan dan ummat telah menemukan momentum konsolidasinya. #Refleksi411," ungkapnya.  "Kita ini orang jalanan dan mengerti makna setiap peristiwa jalanan. #Refleksi411."[republika]

Ustadz Felx Siauw : Jelang Aksi Damai Banyak Akun Buzzer Tak Jelas Memfitnah Ulama.

Ustadz Felx Siauw : Banyak Akun Buzzer Tak Jelas Memfitnah Ulama.

Media-Indo INFO - Pendakwah, Ustaz Felx Siauw meminta netizen bersabar dengan serangan akun-akun tidak jelas di media sosial Twitter. Menurut Felix, akun-akun tersebut dari awal memang tidak suka dengan gerakan aksi damai Bela Islam dan cenderung membela terduga penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok.)

"Lanjutkan #BelaQuran. Saat-saat ini, mereka yang sedari awal sinis dan nyinyir akan aksi #BelaQuran, senang dan memanfaatkan berita," tulis Felix lewat akun @felixsiauw, Sabtu (5/11).

Felix mengatakan, akun tersebut selalu memfitnah ulama, melecehkan gerakan #BelaQuran, dan selalu membela penista Alqur'an. Mereka menutup mata akan keadilan dan kebenaran.

"Jika mendapatkan akun-akun semisal itu jangan risau, walau nama, fotonya dan mengaku Muslim. Yakinlah Muslim tak begitu kelakuannya," katanya.

Saat-saat seperti ini, kata Felix, Muslim sedang diuji. Apakah akan percaya kepada ulama yang jelas-jelas cinta agamanya dan telah dipercayai dan diikuti. "Atau (lebih percaya) sekelompok provokator."

Menurut dia, di media sosial semua berita simpang siur. Karena itu, Muslim harus bersabar dan menunggu penjelasan dari ulama.

"Bagaimana kejadiannya biar ulama menjelaskannya pada kita, dengarkan ulama, yang lain abaikan," kata Felix. "Insya Allah dari ulama dan asatidz di GNPF-MUI akan press conference selepas dzuhur nanti. Dengarkan ulama dan abaikan yang lain."

Sebelumnya, kerusuhan sempat terjadi setelah aksi damai Umat Islam selesai pada Jumat (4/11), malam. Akibatnya, dua unit truk polisi dibakar dan puluhan massa aksi dilarikan kerumah sakit karena terkena gas air mata dan peluru karet.[republika]

Ustadz Felx Siauw : Jelang Aksi Damai Banyak Akun Buzzer Tak Jelas Memfitnah Ulama.

Ustadz Felx Siauw : Banyak Akun Buzzer Tak Jelas Memfitnah Ulama.

POSMETRO INFO - Pendakwah, Ustaz Felx Siauw meminta netizen bersabar dengan serangan akun-akun tidak jelas di media sosial Twitter. Menurut Felix, akun-akun tersebut dari awal memang tidak suka dengan gerakan aksi damai Bela Islam dan cenderung membela terduga penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok.)

"Lanjutkan #BelaQuran. Saat-saat ini, mereka yang sedari awal sinis dan nyinyir akan aksi #BelaQuran, senang dan memanfaatkan berita," tulis Felix lewat akun @felixsiauw, Sabtu (5/11).

Felix mengatakan, akun tersebut selalu memfitnah ulama, melecehkan gerakan #BelaQuran, dan selalu membela penista Alqur'an. Mereka menutup mata akan keadilan dan kebenaran.

"Jika mendapatkan akun-akun semisal itu jangan risau, walau nama, fotonya dan mengaku Muslim. Yakinlah Muslim tak begitu kelakuannya," katanya.

Saat-saat seperti ini, kata Felix, Muslim sedang diuji. Apakah akan percaya kepada ulama yang jelas-jelas cinta agamanya dan telah dipercayai dan diikuti. "Atau (lebih percaya) sekelompok provokator."

Menurut dia, di media sosial semua berita simpang siur. Karena itu, Muslim harus bersabar dan menunggu penjelasan dari ulama.

"Bagaimana kejadiannya biar ulama menjelaskannya pada kita, dengarkan ulama, yang lain abaikan," kata Felix. "Insya Allah dari ulama dan asatidz di GNPF-MUI akan press conference selepas dzuhur nanti. Dengarkan ulama dan abaikan yang lain."

Sebelumnya, kerusuhan sempat terjadi setelah aksi damai Umat Islam selesai pada Jumat (4/11), malam. Akibatnya, dua unit truk polisi dibakar dan puluhan massa aksi dilarikan kerumah sakit karena terkena gas air mata dan peluru karet.[republika]

[Video] Jika Tak Juga Diproses, Walikota Pontianak Sendiri yang Akan Pimpin Demo Ahok.


Media-Indo INFO - Kondisi lalulintas Jembatan  Kapuas Satu pada saat jam 00.50 WIB mulai lancar, Sabtu (5/11/2016) dini hari.

Kerumunan masa mulai berkurang setelah Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menenangkan masa. Midji juga menyampaikan bahwa jangan sampai warga Kota Pontianak membuat kondisi tidak kondusif dan dapat mengganggu ketenangan warga lainnya.

Midji juga berjanji, apabila Senin (7/11/2016) ini Ahok tidak ditetapkan sebagai tersangka, maka dirinya yang akan memimpin demo masyarakat Pontianak untuk mencari keadilan.[tribun]

[Video] Jika Tak Juga Diproses, Walikota Pontianak Sendiri yang Akan Pimpin Demo Ahok.


POSMETRO INFO - Kondisi lalulintas Jembatan  Kapuas Satu pada saat jam 00.50 WIB mulai lancar, Sabtu (5/11/2016) dini hari.

Kerumunan masa mulai berkurang setelah Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menenangkan masa. Midji juga menyampaikan bahwa jangan sampai warga Kota Pontianak membuat kondisi tidak kondusif dan dapat mengganggu ketenangan warga lainnya.

Midji juga berjanji, apabila Senin (7/11/2016) ini Ahok tidak ditetapkan sebagai tersangka, maka dirinya yang akan memimpin demo masyarakat Pontianak untuk mencari keadilan.[tribun]

Dilarikan ke Rumah sakit karena Terluka, Begini kondisi Terkini Ustadz Arifin Ilham.

Dilarikan ke Rumah sakit karena Terluka, Begini kondisi Terkini Ustadz Arifin Ilham.

Media-Indo INFO - cc Bukan hanya sang ayah, Alvin menuliskan ulama besar Syaikh Ali Jabir juga terluka dalam aksi unjuk rasa damai tersebut.

"Kondisi terkini abi arifin ilham terkena serangan dan sedang di RS, guru dan ulama besar kita juga syaikh ali jabir diinfokan terkena serangan gas air mata, doakan semua selamat dan aman, untuk kronologi kerusuhan saya sudah dapatkan infonya sekarang tinggal menunggu kepastian dan mengumpulkan bukti supaya tidak terjadi kesalahpahaman#AksiDamai #AksiBelaAlquran #AksiBelaQuran."

Dalam postingan Alvin, ia tak mengungkapkan kronologi dari terlukanya sang ayah. Postingan terakhir, KH Arifin Ilham sudah tiba di kediaman, meski dalam kondisi yang kurang sehat usai mendapatkan penanganan medis. Terlihat, selang melingkar di hidung KH Arifin Ilham.

"Alhamdulilah Abi arifin ilham sudah tiba di rumah dengan kondisi sedikit kurang sehat, ini keadaan di lapangan tadi saat abi dilarikan ke rumah sakit, ulama2 kita dilaporkan juga banyak yang terkena serangan, salah satunya adalah syeikh ali jabir, semoga Allah sembuhkan dan lindungi semuanya, aamiin #AksiBelaAlquran #AksiBelaQuran #AksiDamai."[tribun]