Loading...

Anggota DPR Siap Perjuangkan Tuntutan Umat Islam


Media Indo - Akhirnya seluruh tuntutan para pendemo "Bela Islam" dipenuhi oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Keputusan ini setelah adanya kesepatakan antara DPR dan massa Pedemo yang meminta gubernur DKI Jakarta nonaktif segera di proses dalam dugaan penistaan agama.

Anggota DPR yang menerima massa demo diantara Anggota Komisi III dari Fraksi Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Anggota Komisi III Aboebakar Al Habsyi, Anggota Komisi III Muchlisin, Wakil Komisi I Hanafi Rais.

Sementara perwakilan MPR langsung diterima oleh pimpinan MPR Zulkifli Hasan.

Anggota DPR RI Aboebakar Al Habsyi berjanji akan memenuhi sepenuhnya tuntutan massa demonstrasi terkait kasus penistaan agama.

"Akan kami follow up, apa yang disampaikan Rizieq,dan ulama lainnya, intinya kita akan penuhi semua tuntutan yang disampaikan," kata Aboebakar didepan seluruh massa demokrasi di depan Gedung DPR, Sabtu (5/11/2016).

Untuk memenuhi tuntutan tersebut, Komisi III akan segera memanggil Kapolri untuk diminta keterangannya terkait kasus penistaan agama yang sedang ditanggani oleh Mabes Polri.

"Saya (Komisi III) akan panggil cepat Kapolri dan jajarannya untuk selesaikan tuntutan penistaan agama secepatnya," janjinya.

Sementara Anggota Komisi III lainya Sufmi Dasco Ahmad juga berjanji akan terus mengawal kasus penistaan agama ini yang dilakukan oleh Ahok.

"Kami terima amanah berat, masyarakat seluruh Indonesia melalui ulama dan habib untuk minta kawal dan awasi pernyataan pemerintah. Dihadapan ulama akan lakukan pengawalan dan panggil Kapolri sebagai tugas pengawasan," pungkasnya. (ts)

Anggota DPR Siap Perjuangkan Tuntutan Umat Islam


Blog Tausiah - Akhirnya seluruh tuntutan para pendemo "Bela Islam" dipenuhi oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Keputusan ini setelah adanya kesepatakan antara DPR dan massa Pedemo yang meminta gubernur DKI Jakarta nonaktif segera di proses dalam dugaan penistaan agama.

Anggota DPR yang menerima massa demo diantara Anggota Komisi III dari Fraksi Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Anggota Komisi III Aboebakar Al Habsyi, Anggota Komisi III Muchlisin, Wakil Komisi I Hanafi Rais.

Sementara perwakilan MPR langsung diterima oleh pimpinan MPR Zulkifli Hasan.

Anggota DPR RI Aboebakar Al Habsyi berjanji akan memenuhi sepenuhnya tuntutan massa demonstrasi terkait kasus penistaan agama.

"Akan kami follow up, apa yang disampaikan Rizieq,dan ulama lainnya, intinya kita akan penuhi semua tuntutan yang disampaikan," kata Aboebakar didepan seluruh massa demokrasi di depan Gedung DPR, Sabtu (5/11/2016).

Untuk memenuhi tuntutan tersebut, Komisi III akan segera memanggil Kapolri untuk diminta keterangannya terkait kasus penistaan agama yang sedang ditanggani oleh Mabes Polri.

"Saya (Komisi III) akan panggil cepat Kapolri dan jajarannya untuk selesaikan tuntutan penistaan agama secepatnya," janjinya.

Sementara Anggota Komisi III lainya Sufmi Dasco Ahmad juga berjanji akan terus mengawal kasus penistaan agama ini yang dilakukan oleh Ahok.

"Kami terima amanah berat, masyarakat seluruh Indonesia melalui ulama dan habib untuk minta kawal dan awasi pernyataan pemerintah. Dihadapan ulama akan lakukan pengawalan dan panggil Kapolri sebagai tugas pengawasan," pungkasnya. (ts)

Korban Tewas Kapal TKI Tenggelam di Batam Jadi 54 Orang


Media Indo - Korban tewas kapal TKI yang tenggelam di perairan Batam, Kepulauan Riau jadi 54 orang. Sebanyak 12 di antaranya yang sudah teridentifikasi akan dipulangkan hari ini.

"Dari 12 jenazah yang sudah teridentifikasi, BNP2TKI akan memfasilitasi pemulangan jenazah ke keluarga hari ini," jelas Sekretaris Utama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) Hermono dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (5/11/2016).

Rincian pemulangan jenazah itu yakni 5 jenazah ke Lombok-NTB, 3 jenazah ke Jatim, 2 jenazah ke Jateng, 1 jenazah ke Lampung dan 1 jenazah langsung dimakamkan keluarganya di Batam.

"Dengan demikian, dari 54 jenazah yang sudah ditemukan, yang masih dalam proses identifikasi sebanyak 42 jenazah. BNP2TKI akan memfasilitasi pemulangan jenazah yang teridentifikasi," imbuhnya.

Sementara terhadap 39 penumpang yang selamat akan segera dipulangkan apabila mereka sudah tidak diperlukan lagi untuk membantu proses identifikasi oleh DVI.

Korban yang masih dicari, ada 6 orang lagi. Bagi keluarga yang mencari familinya dapat menghubungi nomor telepon posko BNP2TKI 082213671991 dan 08121424760.

Kapal penumpang TKI terbalik di perairan Batam pada Rabu (2/11) lalu. Para penumpang terjun ke laut.

Kapal kayu itu berangkat dari Pelabuhan Johor Bahru, Malaysia menuju Batam, Kepri. Sesampai di Teluk Mergung Tanjung Bemban, Kecamatan Nongsa, Batam, kapal terbalik karena terhempas gelombang. Para penumpang berloncatan ke laut. (dtk)

Korban Tewas Kapal TKI Tenggelam di Batam Jadi 54 Orang


Blog Tausiah - Korban tewas kapal TKI yang tenggelam di perairan Batam, Kepulauan Riau jadi 54 orang. Sebanyak 12 di antaranya yang sudah teridentifikasi akan dipulangkan hari ini.

"Dari 12 jenazah yang sudah teridentifikasi, BNP2TKI akan memfasilitasi pemulangan jenazah ke keluarga hari ini," jelas Sekretaris Utama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) Hermono dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (5/11/2016).

Rincian pemulangan jenazah itu yakni 5 jenazah ke Lombok-NTB, 3 jenazah ke Jatim, 2 jenazah ke Jateng, 1 jenazah ke Lampung dan 1 jenazah langsung dimakamkan keluarganya di Batam.

"Dengan demikian, dari 54 jenazah yang sudah ditemukan, yang masih dalam proses identifikasi sebanyak 42 jenazah. BNP2TKI akan memfasilitasi pemulangan jenazah yang teridentifikasi," imbuhnya.

Sementara terhadap 39 penumpang yang selamat akan segera dipulangkan apabila mereka sudah tidak diperlukan lagi untuk membantu proses identifikasi oleh DVI.

Korban yang masih dicari, ada 6 orang lagi. Bagi keluarga yang mencari familinya dapat menghubungi nomor telepon posko BNP2TKI 082213671991 dan 08121424760.

Kapal penumpang TKI terbalik di perairan Batam pada Rabu (2/11) lalu. Para penumpang terjun ke laut.

Kapal kayu itu berangkat dari Pelabuhan Johor Bahru, Malaysia menuju Batam, Kepri. Sesampai di Teluk Mergung Tanjung Bemban, Kecamatan Nongsa, Batam, kapal terbalik karena terhempas gelombang. Para penumpang berloncatan ke laut. (dtk)

Media Inggris: Polisi Indonesia dalam Demo Jakarta seperti "Robocop"


Media Indo - Media Inggris, Daily Mail, menyoroti kostum polisi Indonesia yang turun ke jalan dalam demo besar 4 November di Jakarta kemarin. Dengan kostum khusus itu, polisi Indonesia digambarkan seperti “Robocop”.

Polisi dengan kostum khusus itu dikerahkan ke jalan untuk mengamankan demo besar komunitas Islam yang menuntut pemerintah memproses hukum terkait dugaan penistaan agama Islam oleh gubernur non-aktif Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Dugaan penistaan agama Islam itu merujuk pada komentar Ahok soal dalil Alquran yakni surah al-Maidah ayat 51.

“Indonesia’s ‘Robocop’ police take to the streets in violent battles with protesters who accuse Jakarta’s governor of ‘insulting the Koran’,” demikian judul laporan media Inggris yang menyoroti kostum polisi Indonesia dalam demo di depan Istana Merdeka dan sekitarnya, kemarin.

Demo yang berlangsung sejak siang hingga sore hari awalnya berlangsung damai. Namun, situasi berubah jadi ricuh setelah polisi menembakkan gas air mata dan menyemprotkan air.

Tindakan polisi itu diambil untuk membubarkan ribuan massa dengan alasan waktu untuk unjuk rasa sudah berakhir pada pukul 18.00. Sebagian massa yang enggan membubarkan diri terlibat bentrok dengan polisi.

Dalam demo besar-besaran itu, satu orang dilaporkan meninggal dan beberapa lainnya terluka. Namun, polisi belum mengkonfirmasi secara resmi.

Kericuhan dalam demo kemarin telah membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara. Presiden Jokowi menyebut demo sudah ditunggangi aktor politik.

"Saya menyesalkan kejadian bakda isya, seharusnya (demo) sudah bubar tapi rusuh. Dan ini sebelumnya telah ditunggangi aktor politik untuk memperkeruh situasi,” ucap Jokowi dalam konferensi pers semalam.

Kendati demikian, Jokowi berterima kasih kepada kiai, ustaz dan ulama yang telah memimpin umat Islam untuk tertib dalam unjuk rasa.

Terkait tuntutan demonstran agar proses hukum terhadap Ahok ditegakkan, Jokowi menjamin hal itu. Menurutnya, proses hukum akan dituntaskan secara tegas, cepat dan transparan.

"Sebelumnya sebagai presiden, saya telah memerintahkan menerima pengunjuk rasa pada Menkopolhukam, Pangab dan Menag. Dalam kesempatan itu juga telah disampaikan bahwa proses hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama akan dilakukan secara tegas, cepat dan transparan," kata Jokowi. (sn)

Media Inggris: Polisi Indonesia dalam Demo Jakarta seperti "Robocop"


Blog Tausiah - Media Inggris, Daily Mail, menyoroti kostum polisi Indonesia yang turun ke jalan dalam demo besar 4 November di Jakarta kemarin. Dengan kostum khusus itu, polisi Indonesia digambarkan seperti “Robocop”.

Polisi dengan kostum khusus itu dikerahkan ke jalan untuk mengamankan demo besar komunitas Islam yang menuntut pemerintah memproses hukum terkait dugaan penistaan agama Islam oleh gubernur non-aktif Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Dugaan penistaan agama Islam itu merujuk pada komentar Ahok soal dalil Alquran yakni surah al-Maidah ayat 51.

“Indonesia’s ‘Robocop’ police take to the streets in violent battles with protesters who accuse Jakarta’s governor of ‘insulting the Koran’,” demikian judul laporan media Inggris yang menyoroti kostum polisi Indonesia dalam demo di depan Istana Merdeka dan sekitarnya, kemarin.

Demo yang berlangsung sejak siang hingga sore hari awalnya berlangsung damai. Namun, situasi berubah jadi ricuh setelah polisi menembakkan gas air mata dan menyemprotkan air.

Tindakan polisi itu diambil untuk membubarkan ribuan massa dengan alasan waktu untuk unjuk rasa sudah berakhir pada pukul 18.00. Sebagian massa yang enggan membubarkan diri terlibat bentrok dengan polisi.

Dalam demo besar-besaran itu, satu orang dilaporkan meninggal dan beberapa lainnya terluka. Namun, polisi belum mengkonfirmasi secara resmi.

Kericuhan dalam demo kemarin telah membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara. Presiden Jokowi menyebut demo sudah ditunggangi aktor politik.

"Saya menyesalkan kejadian bakda isya, seharusnya (demo) sudah bubar tapi rusuh. Dan ini sebelumnya telah ditunggangi aktor politik untuk memperkeruh situasi,” ucap Jokowi dalam konferensi pers semalam.

Kendati demikian, Jokowi berterima kasih kepada kiai, ustaz dan ulama yang telah memimpin umat Islam untuk tertib dalam unjuk rasa.

Terkait tuntutan demonstran agar proses hukum terhadap Ahok ditegakkan, Jokowi menjamin hal itu. Menurutnya, proses hukum akan dituntaskan secara tegas, cepat dan transparan.

"Sebelumnya sebagai presiden, saya telah memerintahkan menerima pengunjuk rasa pada Menkopolhukam, Pangab dan Menag. Dalam kesempatan itu juga telah disampaikan bahwa proses hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama akan dilakukan secara tegas, cepat dan transparan," kata Jokowi. (sn)

15 Orang Diamankan di Polisi Terkait Kerusuhan di Penjaringan


Media Indo - Entah apa penyebabnya, warga di Penjaringan, Jakarta Utara rusuh sampai bentrok dengan aparat keamanan. Polisi pun mengamankan beberapa orang yang diduga provokator kerusuhan.

"Sejauh ini sudah 15 orang diamankan Polres Jakarta Utara," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana di Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (5/11/2016).

Jumlah orang yang diperiksa kemungkinan bisa bertambah setelah pengembangan. Polisi akan memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, sehingga pelaku anarkis akan diproses sesuai ketentuan hukum.

"Bisa saja diprovokasi sekelompok orang, nanti setelah penyelidikan baru bisa diketahui," imbuh Suntana.

Sebelumnya warga tiba-tiba beraksi brutal di Penjaringan setelah demonstrasi di sekitar Monas dan Istana berakhir. Belum bisa dipastikan apakah ada kaitan antara demo dengan kerusuhan di Penjaringan.

Warga di Penjaringan sampai membakar sepeda motor dan menjarah minimarket. Aparat kepolisian dan TNI pun dilempari batu saat akan membubarkan. (dtk)