Loading...

Usai Mereda di Depan Istana, Kini Bentrokan di Depan Mahkamah Agung


Media Indo - Bentrokan yang sebelumnya berada di depan Istana Negara kini terjadi di depan Mahkamah Agung.

Kejadian usai Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meminta anggotanya menghentikan tembakan gas air mata,

Massa yang sebelumnya sudah diminta mundur, tidak juga membubarkan diri dan bentrokan tidak dapat dielakkan.

Aparat melontarkan gas air mata kepada demonstran yang berada di dalam area Monas karena melakukan pelemparan ke arah petugas yang berjaga di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (4/11/2016).

Satu orang anggota polisi terlihat dibawa menggunakan Ambulance karena terkena lemparan kayu dari dalam area Monas.(tn)

Usai Mereda di Depan Istana, Kini Bentrokan di Depan Mahkamah Agung


Blog Tausiah - Bentrokan yang sebelumnya berada di depan Istana Negara kini terjadi di depan Mahkamah Agung.

Kejadian usai Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meminta anggotanya menghentikan tembakan gas air mata,

Massa yang sebelumnya sudah diminta mundur, tidak juga membubarkan diri dan bentrokan tidak dapat dielakkan.

Aparat melontarkan gas air mata kepada demonstran yang berada di dalam area Monas karena melakukan pelemparan ke arah petugas yang berjaga di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (4/11/2016).

Satu orang anggota polisi terlihat dibawa menggunakan Ambulance karena terkena lemparan kayu dari dalam area Monas.(tn)

Beredar Foto Ahok Berkumpul Bersama Tim Sukses Saat Demo Berlangsung


Media Indo - Banyak masyarakat bertanya-tanya tentang aktivitas cagub DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat ada demonstrasi yang diikuti lebih 200 ribu orang pada Jumat (4/11). Ahok memang sempat mengunjungi Jalan Muara Karang Elok, Penjaringan, Jakarta Utara pada Jumat ini. Namun, setelah itu ke mana?

Rasa penasaran itu akhirnya terjawab setelah beredar foto Ahok berkumpul dengan tim suksesnya kala demo terbesar sejak Reformasi 1998 ini terjadi. Hal itu dapat terlihat dengan terpampangnya televisi dengan siaran langsung TVOne. 

post-feature-image

Ahok didampingi anggota Fraksi PDIP DPR Charles Honoris, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, dan Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya. Ada dua foto yang beredar di media sosial dan grup Whatsapp tentang keceriaan mereka kala berkumpul bersama sembari melihat para pendemo melakukan aksinya. Mereka tampak tertawa sembari foto bersama.

Akun Twitter, @indraST1 menulis, "@Yusrilihza_Mhd ketawa mr @yunartowijaya ketika umat islam demo https://t.co/WrLwf12uCC."

Pemilik akun @gasnar menulis, "Ciecie toto nontonnya tvone wkkww @Umar_Hasibuan @panca66 @Abaaah @DennyJA_WORLD @ragilnugroho1 https://t.co/XqCR2upRRq."

Tahu fotonya bersama Ahok menjadi bahan pembicaraan di lini masa, Yunarto akhirnya memberi respon. "Kemarin foto sama AHY salah,  ada foto sama ahok kesebar salah juga... :))," katanya melalui @yunartowijaya. [rol]

Beredar Foto Ahok Berkumpul Bersama Tim Sukses Saat Demo Berlangsung


Blog Tausiah - Banyak masyarakat bertanya-tanya tentang aktivitas cagub DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat ada demonstrasi yang diikuti lebih 200 ribu orang pada Jumat (4/11). Ahok memang sempat mengunjungi Jalan Muara Karang Elok, Penjaringan, Jakarta Utara pada Jumat ini. Namun, setelah itu ke mana?

Rasa penasaran itu akhirnya terjawab setelah beredar foto Ahok berkumpul dengan tim suksesnya kala demo terbesar sejak Reformasi 1998 ini terjadi. Hal itu dapat terlihat dengan terpampangnya televisi dengan siaran langsung TVOne. 

post-feature-image

Ahok didampingi anggota Fraksi PDIP DPR Charles Honoris, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, dan Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya. Ada dua foto yang beredar di media sosial dan grup Whatsapp tentang keceriaan mereka kala berkumpul bersama sembari melihat para pendemo melakukan aksinya. Mereka tampak tertawa sembari foto bersama.

Akun Twitter, @indraST1 menulis, "@Yusrilihza_Mhd ketawa mr @yunartowijaya ketika umat islam demo https://t.co/WrLwf12uCC."

Pemilik akun @gasnar menulis, "Ciecie toto nontonnya tvone wkkww @Umar_Hasibuan @panca66 @Abaaah @DennyJA_WORLD @ragilnugroho1 https://t.co/XqCR2upRRq."

Tahu fotonya bersama Ahok menjadi bahan pembicaraan di lini masa, Yunarto akhirnya memberi respon. "Kemarin foto sama AHY salah,  ada foto sama ahok kesebar salah juga... :))," katanya melalui @yunartowijaya. [rol]

Demo Penjarakan Ahok di Sinjai Ricuh, Mahasiswa dan Jurnalis Terluka Oleh Polisi


Media Indo - Aksi demonstrasi menuntut Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditangkap berlangsung bentrok di depan kantor DPRD Sinjai. Delapan aktivis mahasiswa terluka akibat bentrok itu. 

Tak hanya itu, salah seorang jurnalis dari media BKM, Didin juga ikut menjadi korban. Kini, seluruh korban telah dilarikan ke Rumah sakit Sinjai untuk diberikan pertolongan medis.

Muhlis (20) salah seorang mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Sinjai (AMS) mengatakan, ada tiga titik demo hari ini di Sinjai, yakni di Jalan jenderal Sudirman, Mapolres Sinjai, dan DPRD Sinjai. 

Namun di depan DPRD Sinjai, massa membakar ban. Saat petugas berusaha memadamkan api, terjadi kejar-kejaran dengan mahasiswa yang berujung pada sejumlah mahasiswa.

"Padahal Pak Kapolres Sinjai sudah menjamin aksi ini damai, tapi mereka melakukan pemukulan," katanya, kepada wartawan, di lokasi kejadian, Jumat (4/11/2016). 

Mahasiswa berjanji, akan kembali aksi pada Senin 7 November 2016 di kantor DPRD Sinjai dengan agenda meminta tanda tangan 30 anggota DPRD Sinjai untuk menyatakan sikap mendesak aparat hukum memproses Ahok atas dugaan penistaan agama.

Sementara itu, terkait kekerasan terhadap jurnalis yang meliput unjuk rasa tersebut, Ketua Jurnalis Peduli Sinjai (JPS) Samba angkat bicara. Dia mengecam tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan terhadap pers. 

"Kami meminta pertanggung jawaban Kapolres Sinjai yang tidak mampu mengontrol anggotanya, karena tidak mampu membedakan mana jurnalis mana dan yang bukan. Padahal kami bekerja di bawah undang-undang," pungkasnya. (sn)

Demo Penjarakan Ahok di Sinjai Ricuh, Mahasiswa dan Jurnalis Terluka Oleh Polisi


Blog Tausiah - Aksi demonstrasi menuntut Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditangkap berlangsung bentrok di depan kantor DPRD Sinjai. Delapan aktivis mahasiswa terluka akibat bentrok itu. 

Tak hanya itu, salah seorang jurnalis dari media BKM, Didin juga ikut menjadi korban. Kini, seluruh korban telah dilarikan ke Rumah sakit Sinjai untuk diberikan pertolongan medis.

Muhlis (20) salah seorang mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Sinjai (AMS) mengatakan, ada tiga titik demo hari ini di Sinjai, yakni di Jalan jenderal Sudirman, Mapolres Sinjai, dan DPRD Sinjai. 

Namun di depan DPRD Sinjai, massa membakar ban. Saat petugas berusaha memadamkan api, terjadi kejar-kejaran dengan mahasiswa yang berujung pada sejumlah mahasiswa.

"Padahal Pak Kapolres Sinjai sudah menjamin aksi ini damai, tapi mereka melakukan pemukulan," katanya, kepada wartawan, di lokasi kejadian, Jumat (4/11/2016). 

Mahasiswa berjanji, akan kembali aksi pada Senin 7 November 2016 di kantor DPRD Sinjai dengan agenda meminta tanda tangan 30 anggota DPRD Sinjai untuk menyatakan sikap mendesak aparat hukum memproses Ahok atas dugaan penistaan agama.

Sementara itu, terkait kekerasan terhadap jurnalis yang meliput unjuk rasa tersebut, Ketua Jurnalis Peduli Sinjai (JPS) Samba angkat bicara. Dia mengecam tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan terhadap pers. 

"Kami meminta pertanggung jawaban Kapolres Sinjai yang tidak mampu mengontrol anggotanya, karena tidak mampu membedakan mana jurnalis mana dan yang bukan. Padahal kami bekerja di bawah undang-undang," pungkasnya. (sn)

Bentrok di Istana Merdeka, 2 Warga dan 1 Polisi Terluka


Media Indo - Dua pengunjuk rasa dan satu anggota polisi dilaporkan terluka dalam bentrok antara polisi dengan pengunjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat. 

Pantauan SINDOnews, bentrok antara aparat kepolisian dengan massa ini terjadi di dua titik yakni, depan pintu gerbang Monas utara Jalan Medan Merdeka Utara dan depan RRI. Ratusan massa membalas tembakan gas air mata yang dilepaskan polisi menggunakan batu, dan kayu. 

Sebanyak dua warga, dan satu orang anggota polisi terluka dalam bentrok yang masih berlangsung tersebut. Para korban luka dibawa langsung ke mobil ambulans guna mendapatkan perawatan. (sn)